Seketika

Uuh, tak kau dengarkah irama jantungku ?
syubiduda bidudiduda..
senandung lagu yang belum kau tahu
Semua itu cetusan sanubari
setelah sekian lama
memendam hati
Tak kusadari mesti tergali kembali
kenangan denganmu
Uuh, kulihat binar di bola matamu
sepintas cukup bercerita
tentang riuhnya gejolak rindumu
Di saat kesenjangan hubungan kita
ternyata sang waktu memaksa berjumpa
Tapi mengapa hanya nostalgi yang ada
mengurung benakku, ku haru
Seketika kumerindu
kurindukan bayangmu
mengusik lagi tidurku
seiring senyumanmu
kar'na kuyakin kau pun rindu
biar kurajut malam nanti
tuk memimpikanmu
Lalu kubawa batin
ke hari-hari berlalu
Uuh, jika dulu kita coba mengerti
mestinya tak perlu terjadi
segala pertikaian melanda hati
Tetapi jauh di lubuk batin ini
ternyata asa tetap panas menyala
kuberanikan diri kini tuk bertanya
sudikah dikau kembali bersatu ?