|
include "inc_sub3_komposisi_menu.inc";
?>

Wajah
Tersenyum
Wajah tersenyum
dari dasar batin terdalam
menggenang haru
karena saatnya pun tiba
kusematkan tanda kasih di jarimu
Sayangku, engkau jadi milikku
Angin menerpa
kabut putih sebersih jiwa
daun mendesah
prana dihela suasana
dan perlahan kukecup lembut bibirmu
bisik kata, "setia s'lamanya"
(sayang engkau milikku)
Jalan panjang di muka
kadang berliku dan curam
genggam tangan bersamav 'kan kita lalui
Bau rumputan
menghantar pagi hening tenang
tersunting sudah
dua hati dalam buaian
|