Di Relung Kamarku

Di relung-relung kamarku
kulihat kau tersenyum
berangkaian kata rindu
puisiku untukmu

Kasih, adakah waktu tersisa
untuk dapat saling bicara
tentang kembang mawar kita
yang berwarna jingga

Kini dia mekar kelopaknya
sayang tersia-sia
walau setia di dalam makna

Tidakkah kau tau
ku selalu mencari waktu
'tuk bertemu denganmu
Lihatlah kedua mataku
bersinar resah dan jiwaku t'lah lelah

Ataukah kar'na
S'lalu kubersikap seperti adanya
Yang lemah dan berhias kesalahan
Tiada sempurna